Muchlis SE

Ops Antik Toba 2026, Polres Labuhanbatu Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Sita 1,3 Kg Sabu

BersuarakyatOnline LABUHANBATU — Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu mengungkap 81 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang digelar selama 21 hari, sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 91 tersangka serta menyita berbagai jenis narkotika, termasuk 1.354,48 gram sabu, 4.504 gram ganja, 35 butir ekstasi, dan 5 butir pil Happy Five (H-5). Hasil operasi itu dipaparkan dalam konferensi pers di Rantauprapat yang dipimpin Wakapolres Labuhanbatu mewakili Kapolres Labuhanbatu, didampingi Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto, SH, MH. Wakapolres Labuhanbatu menyebut capaian operasi tahun ini menunjukkan peningkatan penindakan dibandingkan tahun sebelumnya serta menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. “Kami mengapresiasi seluruh personel yang terlibat, khususnya Satresnarkoba Polres Labuhanbatu. Operasi ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkoba,” ujar Wakapolres di hadapan wartawan. Kasatresnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto menjelaskan, dari total 81 laporan polisi yang ditangani, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu mengungkap 44 kasus dengan 55 tersangka. Selain itu, pengungkapan juga dilakukan jajaran polsek di wilayah pesisir dan pantai, di antaranya Panai Hilir, Panai Tengah, Bilah Hilir, dan Kualuh Leidong, dengan total 14 laporan polisi dan 17 tersangka. Menurut Hardiyanto, pengungkapan kasus narkotika tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan Ops Antik Toba 2025. “Pada tahun 2025, barang bukti sabu yang disita sebanyak 274,6 gram. Tahun ini meningkat menjadi 1.354,48 gram atau naik sekitar 393 persen,” katanya. Selain narkotika, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkoba, yakni uang tunai Rp11.429.000, 30 unit sepeda motor, 46 unit telepon seluler, lima timbangan elektrik, dan satu unit mobil. Polres Labuhanbatu juga mengklaim penyitaan tersebut berpotensi menyelamatkan ribuan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika, berdasarkan estimasi jumlah pengguna. Menutup konferensi pers, pihak kepolisian menegaskan bahwa penindakan terhadap jaringan narkotika akan terus dilakukan meski Operasi Antik Toba 2026 telah berakhir.(Red)

Read More

MAN Labuhanbatu Terapkan Seleksi PMBM Ketat dan Bebas Intervensi

Bersuarakyat.online LABUHANBATU — MAN Labuhanbatu menyatakan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027 dilakukan secara ketat dan bebas intervensi guna menjaga kualitas peserta didik yang diterima. Kepala MAN Labuhanbatu, Munir Nasution, mengatakan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai prosedur dengan pengawasan internal yang diperketat, mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan ujian akademik dan praktik ibadah. “Kami menekankan kepada seluruh panitia agar bekerja profesional dan tidak menerima intervensi dalam bentuk apa pun. Semua peserta mengikuti mekanisme yang sama sesuai ketentuan PMBM,” kata Munir kepada wartawan di sela pelaksanaan seleksi, Selasa, (27/5). Menurut Munir, tingginya minat masyarakat untuk mendaftar di MAN Labuhanbatu membuat sekolah harus menerapkan seleksi lebih ketat. Madrasah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara dan pernah meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Ia mengatakan sekolah tidak hanya menyeleksi calon siswa, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap panitia penerimaan agar proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel. “Kami ingin hasil seleksi benar-benar melahirkan siswa terbaik yang mampu mendukung target peningkatan mutu sekolah,” ujarnya. Pelaksanaan PMBM juga melibatkan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) untuk membantu mengarahkan peserta menuju ruang ujian. Menurut Munir, para pengurus OSIM terlebih dahulu mendapat pembekalan terkait disiplin dan pelayanan selama pelaksanaan seleksi. Untuk menjaga ketertiban, pihak sekolah membatasi akses pendamping peserta. Orang tua hanya diperbolehkan mengantar hingga pintu gerbang sekolah. Ketua Panitia PMBM, Tapa Simbolon, mengatakan pendaftaran calon siswa dilakukan secara daring pada 4–9 Mei 2026. Selanjutnya, penyerahan berkas dan pencetakan bukti pendaftaran berlangsung pada 11–13 Mei 2026. “Verifikasi dan seleksi administrasi dilaksanakan pada 15 sampai 16 Mei 2026, kemudian hasil seleksi administrasi diumumkan pada 19 Mei melalui akun masing-masing peserta,” kata Tapa. Peserta yang lolos tahap administrasi diwajibkan mencetak kartu ujian secara online pada 20–23 Mei 2026 sebelum mengikuti tes akademik dan praktik ibadah pada 26 Mei 2026. Adapun pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 30 Mei 2026. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang pada 2–4 Juni 2026. Ia menegaskan seluruh tahapan PMBM dilaksanakan sesuai arahan pimpinan madrasah untuk menjaga integritas proses penerimaan siswa baru. Pantauan di lokasi menunjukkan pelaksanaan seleksi berjalan tertib dan terorganisir. Pengurus OSIM tampak mengenakan jas hitam dan aktif membantu peserta, sementara panitia menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing dengan pengawasan ketat.(Red)

Read More

Pengedar Sabu Dibekuk di Tengah Operasi Antik Toba 2026, Polisi Sita 2,65 Gram Barang Bukti

Bersuarakyat.online. LABUHANBATU — Personel Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir, Polres Labuhanbatu, mengamankan seorang pria dalam kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu pada pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Pria yang diamankan berinisial SJL alias J (27), warga Dusun Sei Tampang, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Dari tangan pria tersebut, polisi menyita satu bungkus plastik klip transparan berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,65 gram. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si melalui keterangan resmi menyampaikan, penindakan dilakukan pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Lingkungan Kampung Tengah, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir. Menurut keterangan kepolisian, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah Negeri Lama. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal dengan memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Mistranius Purba, S.H bersama personel melakukan penyelidikan. “Saat dilakukan pemeriksaan terhadap seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy, petugas menemukan satu bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika jenis sabu yang disimpan di bagasi depan sebelah kanan sepeda motor,” demikian disampaikan pihak kepolisian. Selain barang bukti diduga sabu, petugas turut mengamankan satu buah dompet pria. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pria tersebut mengaku memperoleh barang yang diduga narkotika itu dari seseorang berinisial H yang disebut berdomisili di Kelurahan Negeri Lama. Polisi mengaku masih melakukan pengembangan guna menelusuri asal barang tersebut. Saat ini pria yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Bilah Hilir untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih melengkapi administrasi penyidikan sebelum perkara dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Labuhanbatu.(Red)

Read More

Polsek Bilah Hulu Tebar Kurban, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Bersuarakyat.online LABUHANBATU — Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran Polsek Bilah Hulu untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui penyembelihan dan pembagian hewan kurban kepada warga dan panti asuhan, Rabu, 27 Mei 2026. Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Bilah Hulu, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh keakraban. Seluruh personel terlibat langsung mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah hukum Polsek Bilah Hulu. Pada Idul Adha tahun ini, Polsek Bilah Hulu menyembelih satu ekor sapi kurban. Kegiatan tersebut disebut sebagai bagian dari implementasi semangat “Polri untuk Masyarakat”, yang menekankan kehadiran kepolisian tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Syamsul Bahri mengatakan, ibadah kurban menjadi momentum untuk memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. “Melalui Idul Adha ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, termasuk anak-anak panti asuhan. Tahun ini kami menyembelih satu ekor sapi dan ke depan kami berharap jumlah hewan kurban dapat bertambah sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Syamsul Bahri. Ia menilai nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam Idul Adha harus menjadi refleksi bagi anggota Polri agar semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. “Semangat Idul Adha menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kepedulian sosial serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Pantauan di lokasi menunjukkan personel kepolisian berbaur bersama warga selama proses penyembelihan dan pembagian daging kurban berlangsung. Sejumlah warga tampak ikut membantu proses distribusi yang diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu dan anak-anak panti asuhan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat di tengah momentum keagamaan Idul Adha.(Red).

Read More

Ketua FKUB Labuhanbatu Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha sebagai Momentum Kerukunan dan Kepedulian Sosial

Bersuarakyat.online RANTAUPRAPAT – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Labuhanbatu Dr. H. Galih Orlando, S.Pd.I., S.H., M.Kn., mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Labuhanbatu. Dalam keterangannya di Rantauprapat, Rabu (27/5/2026), Galih Orlando menyampaikan bahwa Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga refleksi tentang pengorbanan, ketulusan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. “Atas nama FKUB Kabupaten Labuhanbatu, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Semoga momentum ini semakin memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan tentang pentingnya keikhlasan dan kepatuhan kepada Tuhan, sekaligus membangun kepedulian terhadap sesama manusia. Galih Orlando menjelaskan, terdapat tiga makna penting Idul Adha yang perlu dipahami masyarakat. Pertama, keikhlasan sebagai fondasi moral kehidupan. Ia menilai Nabi Ibrahim AS telah menunjukkan bahwa pengabdian dan ketulusan merupakan nilai utama dalam membangun kehidupan yang bermartabat. Kedua, kurban sebagai wujud solidaritas sosial. Pembagian daging kurban kepada masyarakat dinilai menjadi simbol kepedulian dan semangat berbagi tanpa memandang latar belakang sosial maupun golongan. “Semangat berbagi dalam Idul Adha harus menjadi penguat hubungan sosial dan mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” katanya. Ketiga, pengorbanan sebagai warisan nilai bagi generasi mendatang. Menurutnya, semangat rela berkorban dan membantu sesama harus terus ditanamkan agar lahir generasi yang memiliki kepedulian sosial dan jiwa gotong royong. Lebih lanjut, Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya di Labuhanbatu. FKUB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.(Red)

Read More

Milwan Serap Aspirasi Pesisir, Warga Keluhkan Infrastruktur dan BBM Nelayan

Bersuarakyat.online LABUHANBATU — Persoalan ketimpangan pembangunan di kawasan pesisir Kabupaten Labuhanbatu kembali menjadi sorotan. Infrastruktur yang dinilai belum memadai, sulitnya akses bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi nelayan, hingga tingginya biaya distribusi kebutuhan pokok masih membayangi kehidupan masyarakat di Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah, dan Panai Hulu. Kondisi tersebut mencuat saat Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, melaksanakan Reses III Tahun Sidang II 2025/2026 di sejumlah wilayah pesisir Labuhanbatu, Selasa (26/5/2026). Dalam kegiatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan mendasar yang dinilai telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal dari pemerintah. Salah satu keluhan utama warga berkaitan dengan kondisi Jembatan Sei Rakyat di atas Sungai Berumun. Jembatan sepanjang sekitar 255 meter tersebut merupakan jalur penghubung penting antara Panai Tengah, Panai Hulu, Panai Hilir hingga akses menuju Panipahan, Provinsi Riau. Setiap hari, jembatan itu dilalui kendaraan pengangkut hasil perkebunan, hasil tangkapan laut, sembako, serta aktivitas masyarakat pesisir. Warga menilai kondisi pondasi jembatan membutuhkan perhatian serius untuk mencegah terganggunya mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Tokoh pemuda Labuhanbatu, Tengku Muhammad Arif Akbar, mengatakan Jembatan Sei Rakyat memiliki peran vital bagi perekonomian masyarakat pesisir. “Jika akses ini terganggu, distribusi hasil laut dan kebutuhan pokok ikut terdampak. Aktivitas ekonomi masyarakat pesisir bisa lumpuh,” ujarnya. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera melakukan penguatan pondasi jembatan serta memperhatikan pembangunan akses transportasi tambahan. Selain infrastruktur, warga juga mengeluhkan sulitnya memperoleh solar subsidi untuk kebutuhan melaut. Menurut warga, keterbatasan distribusi BBM resmi membuat nelayan harus membeli bahan bakar dengan harga lebih tinggi. “Biaya operasional nelayan semakin besar karena solar subsidi sulit diperoleh,” kata Arif. Ia berharap pemerintah dapat membuka akses pangkalan BBM khusus nelayan di kawasan pesisir agar distribusi bahan bakar lebih tepat sasaran. Keluhan serupa disampaikan tokoh masyarakat pesisir, H. Sugimanto. Menurutnya, pembangunan kawasan pesisir selama ini belum berjalan merata dibandingkan wilayah lain di Labuhanbatu. “Wilayah pesisir jangan hanya diperhatikan saat momentum politik. Masyarakat membutuhkan pembangunan yang nyata,” ujarnya. Sugimanto mengatakan sejumlah desa di kawasan pesisir masih menghadapi persoalan jalan rusak, terbatasnya layanan kesehatan, serta mahalnya biaya distribusi akibat buruknya akses transportasi. Sementara itu, staf pendamping reses, Alhadi, menyebutkan kegiatan reses yang berlangsung sejak 17 hingga 26 Mei 2026 memang difokuskan ke daerah terpencil guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. “Seluruh aspirasi masyarakat dicatat untuk diperjuangkan di tingkat provinsi,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, HT Milwan menyampaikan bahwa perbaikan ruas jalan dari Simpang Ajamu menuju Aek Nabara akan dilakukan secara bertahap sesuai rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. “Tahun ini direncanakan perbaikan sepanjang 10 kilometer dimulai dari Simpang Ajamu, kemudian dilanjutkan tahap berikutnya sepanjang 16 kilometer,” ujarnya. Ia juga menyatakan berbagai aspirasi masyarakat pesisir akan disampaikan melalui Fraksi NasDem di DPRD Kabupaten Labuhanbatu maupun DPRD Sumatera Utara. “Kami akan terus mendorong agar kebutuhan masyarakat pesisir dapat menjadi perhatian pemerintah,” kata Milwan. Pantauan di lapangan, kehadiran HT Milwan mendapat sambutan dari masyarakat pesisir yang berharap persoalan infrastruktur, ekonomi nelayan, dan kebutuhan dasar di wilayah mereka dapat segera ditindaklanjuti pemerintah. (Red)

Read More

Sinergitas Intel Kodim 0209/LB dan Satnarkoba Bongkar Jalur Sabu, Kurir 1 Kg Dibekuk di Bilah Hilir

Bersuarakyat.online LABUHANBATU — Jalan lintas di kawasan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Jumat malam, 22 Mei 2026, mendadak tegang. Dalam gelap akibat listrik padam, tim gabungan Unit Intel Kodim 0209/Labuhanbatu dan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu bergerak senyap memburu seorang pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu. Target operasi itu berinisial R, 23 tahun, warga Kota Jambi. Ia akhirnya dibekuk setelah sempat melarikan diri ke areal perkebunan kelapa sawit. Dari tangan pria tersebut, aparat menemukan satu bungkus besar berlakban cokelat yang diduga berisi sabu seberat sekitar 1 kilogram. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen yang diperoleh Unit Intel Kodim 0209/LB mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan Jalan Lintas Negeri Lama, Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti melalui pemantauan tertutup di lapangan. Setelah dinilai cukup kuat, Unit Intel Kodim 0209/LB berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu untuk melakukan operasi gabungan. Operasi dipimpin Pasi Intel Kodim 0209/LB Kapten Inf Aswin bersama personel intel dan tim Satresnarkoba. Sebelum bergerak, aparat lebih dahulu melakukan briefing dan pemetaan titik pengamanan untuk mengantisipasi kemungkinan pelarian. Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas melihat seorang pria melintas menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX sesuai ciri-ciri yang telah dikantongi. Situasi di lokasi saat itu minim penerangan akibat padamnya aliran listrik. Ketika hendak dihentikan, pria tersebut diduga panik lalu mencoba kabur. Ia disebut sempat membuang sepeda motornya ke dalam parit sebelum berlari menuju areal kebun sawit. Petugas gabungan langsung melakukan pengejaran di tengah kondisi gelap dan medan berlumpur. Beberapa saat kemudian, pria itu berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi pelariannya. “Petugas melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan barang bukti yang ditemukan,” ujar salah seorang personel di lapangan. Dari hasil penggeledahan terhadap sepeda motor pelaku, aparat menemukan satu paket besar berlakban cokelat di dalam bagasi kendaraan. Paket tersebut diduga berisi sabu dengan berat bruto sekitar 1 kilogram. Selain narkotika, aparat juga menyita satu unit telepon genggam merek TECNO Spark dan uang tunai Rp700 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Komandan Kodim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji melalui Pasi Intel Kapten Inf Aswin mengatakan pengungkapan tersebut menjadi bagian dari sinergitas TNI dan Polri dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Labuhanbatu. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam mendukung pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Kami akan terus berkoordinasi dan mendukung aparat penegak hukum dalam menciptakan situasi yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Aswin. Usai diamankan, R bersama barang bukti dibawa ke Polsek Bilah Hilir sebelum diserahkan ke Satresnarkoba Polres Labuhanbatu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih mendalami asal-usul sabu tersebut dan memburu kemungkinan keterlibatan jaringan lain. Aparat menduga jalur pantai timur Sumatera Utara masih menjadi lintasan strategis peredaran narkotika antarwilayah.(Red)

Read More

Reses HT Milwan Diselimuti Curhat Warga Pesisir soal Kesehatan dan BBM Mahal

Bersuarakyatonline. LABUHANBATU — Persoalan kesehatan dan beban ekonomi masih menjadi luka yang dirasakan masyarakat pesisir di Kelurahan Sei Berombang dan Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang II 2025/2026 yang digelar Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, Sabtu (17/5/2026), warga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi di daerah pesisir. Suasana dialog berlangsung hangat namun penuh haru ketika warga menceritakan sulitnya mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Minimnya fasilitas kesehatan di wilayah pesisir membuat sebagian warga, terutama ibu hamil, masih harus menempuh perjalanan jauh menggunakan transportasi air menuju rumah sakit di Rantauprapat. “Warga yang hendak melahirkan masih ada yang dibawa pakai sampan ke Rantauprapat. Bahkan ada yang melahirkan di perjalanan,” ungkap seorang warga di hadapan peserta reses. Keluhan itu menggambarkan beratnya akses pelayanan kesehatan yang hingga kini masih dirasakan masyarakat pesisir. Di tengah keterbatasan fasilitas dan jarak tempuh yang jauh, warga berharap perhatian pemerintah tidak berhenti sebatas janji. Selain persoalan kesehatan, masyarakat juga menyampaikan kondisi infrastruktur yang dinilai masih memprihatinkan. Jalan lingkungan, drainase, hingga jembatan desa disebut membutuhkan perhatian serius. Di sejumlah dusun, warga juga mengeluhkan minimnya tiang listrik PLN yang membuat aktivitas masyarakat belum sepenuhnya berjalan optimal. Di sektor ekonomi, para nelayan mengaku semakin tertekan akibat tingginya harga bahan bakar minyak (BBM). Untuk melaut, mereka harus membeli BBM dengan harga berkisar Rp12.000 hingga Rp15.000 per liter, sementara hasil tangkapan ikan terus menurun. “Hasil tangkapan tidak menentu, tapi harga minyak terus naik. Nelayan kecil semakin susah,” kata seorang nelayan. Bagi masyarakat pesisir, BBM bukan sekadar kebutuhan, melainkan penopang utama agar mereka tetap bisa mencari nafkah di laut. Warga berharap ada perhatian pemerintah terkait akses BBM subsidi bagi nelayan kecil agar roda ekonomi masyarakat tetap bertahan. Tokoh masyarakat setempat, Jono Aswar, meminta agar seluruh aspirasi yang disampaikan warga benar-benar diperjuangkan dan tidak berhenti hanya dalam forum reses. “Apa yang disampaikan masyarakat hari ini adalah kebutuhan nyata yang selama ini dirasakan warga,” ujarnya. Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, HT Milwan menegaskan bahwa seluruh keluhan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui pemerintah provinsi maupun di tingkat kabupaten. “Aspirasi masyarakat akan kami dorong di tingkat provinsi maupun dikoordinasikan dengan fraksi Partai NasDem di kabupaten agar dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah,” kata HT Milwan. Kegiatan reses itu turut dihadiri aparat desa dan kelurahan, kepala dusun, serta kepala lingkungan. Bagi warga pesisir Panai Hilir, forum tersebut menjadi ruang harapan untuk menyampaikan persoalan mendasar yang hingga kini masih mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.(Red)

Read More

Penggerebekan Dini Hari di Lobusona, Polisi Amankan 20 Paket Diduga Sabu dari Tangan Pria 34 Tahun

  LABUHANBATU – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali menggagalkan dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial MP alias Uli (34) ditangkap aparat kepolisian saat berada di sebuah pondok kawasan perkebunan kelapa sawit di Jalan H. Adam Malik, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (13/05/2026) sekitar pukul 00.35 WIB. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita 20 bungkus plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,80 gram. Barang bukti itu ditemukan tersimpan di dalam kotak rokok yang berada di lokasi penangkapan. Selain sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas transaksi narkoba di kawasan perkebunan sawit tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Tim II Unit I Opsnal Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kanit I IPDA Sastrawan Ginting melakukan penyelidikan secara tertutup. Setelah memastikan keberadaan target, petugas langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga terlibat dalam peredaran narkotika di kawasan tersebut. Hasil interogasi sementara mengungkap bahwa barang haram tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial E. Polisi kemudian melakukan pengembangan untuk memburu pemasok yang dimaksud. Namun saat dilakukan pengejaran, pria tersebut berhasil melarikan diri ke area perkebunan sawit dan kini masih dalam pencarian aparat kepolisian. Kapolres Labuhanbatu, Wahyu Endrajaya melalui Kasi Humas, Aswin Irwan menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. “Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Labuhanbatu dalam memberantas narkotika hingga ke akar jaringan. Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian,” ujar AKP Aswin Irwan. Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, Hardiyanto menyatakan penyidikan kasus tersebut masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan yang diduga terkait dengan tersangka. “Kami masih melakukan pengejaran terhadap pemasok dan mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terhubung dengan tersangka. Proses hukum akan kami tindaklanjuti secara maksimal,” katanya. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus memburu pria berinisial E yang diduga berperan sebagai pemasok sabu kepada tersangka.(Red)

Read More

Pemkab Labuhanbatu Percepat Digitalisasi Arsip, Aparatur Desa dan Kelurahan Ikuti Bimtek SRIKANDI

Bersurakyat.online. LABUHANBATU – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus memperkuat transformasi digital di lingkungan birokrasi melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi aparatur kelurahan dan pemerintahan desa se-Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan yang digelar di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Selasa (12/05/2026), dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdakab Labuhanbatu, Zaid Harahap. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu, Danni Intan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurutnya, aplikasi SRIKANDI hadir sebagai platform berbasis web dan mobile untuk menyeragamkan tata kelola arsip dinamis secara nasional, sekaligus mendukung pelayanan administrasi pemerintahan yang lebih efektif dan modern. “Digitalisasi arsip bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang cepat, efisien, transparan, dan akuntabel hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujar Danni Intan. Bimtek tersebut diikuti oleh aparatur yang ditunjuk sebagai admin aplikasi SRIKANDI di masing-masing desa dan kelurahan. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis terkait alur persuratan digital, pengelolaan dokumen elektronik, hingga sistem pengamanan arsip negara berbasis digital. Materi disampaikan oleh sejumlah narasumber dari organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Susilawati Ginting, Irwan Silalahi, Dani Syahputra, serta Ananda Putri Liana. Pemkab Labuhanbatu menilai implementasi SRIKANDI menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada administrasi berbasis kertas dan memangkas proses birokrasi manual yang selama ini dinilai kurang efektif. Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan kelurahan, kepala desa, serta jajaran OPD terkait. Suasana diskusi berlangsung interaktif, mencerminkan kesiapan aparatur pemerintah daerah dalam menghadapi era birokrasi digital yang lebih modern dan terintegrasi.(Red)

Read More